Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

 

Teks eksplanasi memiliki kaidah-kaidah kebahasaan yang relatif berbeda dengan teks lain. Kaidah-kaidah yang dimaksud sebagai berikut.

a.         Menggunakan konjungsi kausalitas, antara lain, sebab, karena, oleh sebab itu, oleh karena itu, sehingga.

 

Contoh:

Kerusakan hutan yang terjadi di Indonesia, terutama di Pulau Jawa, telah mengakibatkan bencana banjir dan tanah longsor. Kerusakan tersebut disebabkan oleh maraknya penebang liar yang mengakibatkan menurunnya fungsi hutan sebagai resapan air. Kerusakan hutan tersebut juga disebabkan oleh pemilik hak pengusahaan hutan (HPH) dalam melakukan reboisasi.

 

b.         Menggunakan konjungsi kronologis (hubungan waktu), seperti kemudian, lalu, setelah itu, pada akhirnya.

 

Contoh:

Berdasarkan piagam itu, Sultan Agung diangkat Tumenggung Wiraangunangun sebagai Bupati Bandung. Ketika itu, pemerintahan Kabupaten Bandung berpusat di daerah Krapyak atau Bojongasih. Tepatnya, di tepi Sungai Cikapundung, dekat muaranya yaitu Sungai Citarum. Nama Krapyak kemudian berganti menjadi Citeureup. Nama itu hingga kini tetap abadi menjadi salah satu nama desa di Dayeuhkolot

 

c.         Menggunakan kata benda yang merujuk pada jenis fenomena, bukannya pada kata ganti penceritanya. Kata ganti yang dimaksud, misalnya, Kabupaten Bandung, burung, gerhana, kesenian daerah, perkembangan budaya Papua.

 

d.         Di dalam teks itu pun sering dijumpai kata teknis atau peristilahan, sesuai dengan topik yang dibahasnya.

 

Contoh:

 

Terpuruknya industri pariwisata saat ini, ternyata telah mendorong masyarakat perdesaan melirik sektor pertanian. Banyak pemuda atau pasangan muda yang dulu bekerja di kota seperti Denpasar, Sanur atau Kuta, kemudian memilih pulang ke kampung. Pasalnya, krisis akibat terpuruknya pariwisata itu tidak hanya dirasakan industri pariwisata, tetapi juga sektor kerajinan tangan dan peternakan.

 


Kata-kata yang bergaris bawah merupakan kata-kata teknis sektor usaha dan bidang ekonomi.

 Kerjakan tugas berikut

Buktikan berdasarkan kaidah-kaidah kebahasaannya bahwa cuplikan- cuplikan teks di bawah ini merupakan bagian dari teks eksplanasi! Lakukan secara berkelompok.

 

Cuplikan Teks

Bukti Kebahasaan

1.

Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi makhluk hidup. Terjadinya hujan sangat dipengaruhi oleh konveksi di atmosfer bumi dan lautan. Konveksi adalah proses pemindahan panas dari suatu daerah ke daerah lainnya. Air yang ada di permukaan bumi mengalami proses penguapan akibat adanya panas sinar matahari. Air tersebut menguap ke udara dan akhirnya terus bergerak menuju langit.

 

2.

Gempa bumi terjadi saat batuan di dalam bumi mengalami tekanan yang sangat hebat. Dua lempengan kulit bumi saling bergesekan. Lempengan yang dimaksud yaitu lempeng samudra dan lempeng benua. Ketika lempeng saling bergesek dan bertumbukan, akan menghasilkan gelombang dahsyat, yang kita rasakan sebagai gempa bumi.

 

3.

Pembentukan dan pengawetan suatu fosil mensyaratkan bahwa beberapa struktur terbenam dalam keadaan yang akan dapat memperlambat pembusukan. Fosil yang ditemukan biasanya tidak selalu utuh. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti aktivitas organisme pengurai, aktivitas geologis kulit bumi, pelapukan oleh cuaca dan air, dan dimakan oleh organisme lain. Fosil yang utuh dan lengkap biasanya terawetkan dalam salju atau karena termineralisasi. Fosil yang berupa jejak dapat merupakan tapak kaki, tangan, dan daun tumbuhan.

 

4.

Arus atau aliran energi bermula dari matahari sebagai sumber utamanya. Energi cahaya matahari masuk ke dalam komponen biotik melalui produsen. Oleh produsen, energi cahaya matahari diubah menjadi energi kimia. Energi kimia mengalir dari produsen ke konsumen dari berbagai tingkat trofik melalui jalur rantai makanan. Energi kimia yang diperoleh organisme digunakan untuk kegiatan hidupnya.

 

5.

Ekosistem yang seimbang, keberadaannya dapat bertahan lama; kesinambungannya dapat terpelihara. Perubahan ekosistem dapat memengaruhi keseimbangannya. Keseimbangan lingkungan dapat terganggu bila terjadi pengurangan fungsi atau hilangnya faktor-faktor yang ada. Penyebabnya bisa berupa ulah manusia dan peristiwa-peristiwa alam.

 

6.

Kehidupan di bumi dimulai di lautan, hal ini ditunjukkan dengan adanya hewan sederhana yang hidup di dalam air dan lautan. Selanjutnya organisme-organisme tersebut menuju air tawar dan akhirnya ke daratan. Beberapa jenis di antaranya ada yang kembali ke lautan. Perpindahan kehidupan dari air ke darat dibuktikan dengan adanya sisik pada burung, metamorfosis katak dan lain sebagainya. Menurut dugaan bahwa ikan berevolusi menjadi amfibi, amfibi menjadi reptilia, reptilia menjadi mamalia dan burung.

 

7.

Karena perubahan lingkungan, habisnya makanan, adanya penyakit dan faktor lain, jumlah populasi secara berkala akan berkurang, penyimpangan dapat memengaruhi variabilitas dari sisa populasi. Jika populasi meningkat lagi, frekuensi sejumlah tertentu dapat jauh berbeda dengan frekuensi sebelum penurunan jumlah populasi.

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ajakan dalam Teks Persuasi

 2. Ajakan dalam Teks Persuasi Di dalam pelajaran sebelumnya telah kamu ketahui bahwa teks persuasi ditandai oleh kehadiran ajakan. Adapun y...