SIMPULAN ISI BERITA

 2.    Penyimpulan Isi Berita

Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
a.    Berita tersebut menyampaikan informasi tentang padatnya Pelabuhan Merak oleh truk-truk pengangkut barang nonsembako pada sepuluh hari menjelang Lebaran.

b.    Berita tersebut menginformasikan pengenalan pusat kebudayaan AS di Indonesia oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat. Pengenalan dilaksanakan di pusat perbelanjaan Pacific Place di bilangan Senayan, Jakarta Selatan.

Pernyataan-pernyataan tersebut merupakan contoh kesimpulan atas suatu informasi. Adapun yang dimaksud dengan kesimpulan adalah kata-kata akhir dari suatu uraian. Di dalam kesimpulan harus memuat unsur-unsur berita dengan rumusan lebih ringkas. Dengan demikian, kesimpulan tentang  isi berita harus memanfaatkan ringkasan kita sebelumnya terhadap pokok-pokok informasi. Pokok-pokok informasi tersebut dengan berpatokan pada rumus ADIKSIMBA.

Cermati berita berikut, kemudian tuliskan 3 buah pernyataan seperti contoh di atas !
Anthony Ginting Punya Rekor Ini Atas Lawan di Peremnpatfinal, Tanda Tiket Semifinal Dalam Genggaman?

Harapan besar berada di pundak Anthony Sinisuka Ginting. Dia merupakan satu-satunya wakil Indonesia di nomor tunggal putra cabang olahraga bulu tangkis yang masih bertahan di Olimpiade Tokyo 2020. Hari ini, Sabtu (31/7/2021), Anthony Ginting bermain di babak perempat final. Kemenangan akan mengantarkan pebulu tangkis asal Kota Cimahi itu mencapai semifinal dan semakin dekat dengan medali emas. Selain Anthony Ginting, Indonesia sebenarnya juga mengirimkan Jonatan Christie. Namun, langkah Jonatan terhenti di babak 16 besar usai kalah dari Shi Yuqi (Cina). Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting lolos ke perempatfinal setelah menyingkirkan wakil tuan rumah Jepang, Kanta Tsuneyama. Atlet yang akrab disapa Ginting itu menang meyakinkan dalam dua gim dengan skor 21-18 dan 21-14. Hasil drawing kemudian mempertemukan Ginting dengan Anders Antonsen (Denmark) yang sebelumnya juga menang straight game atas Toby Penty (Inggris).

Duel antara Ginting dan Antonsen pada perempatfinal Olimpiade Tokyo 2020 digelar di Musashino Forest Sport Plaza, Sabtu (31/7/2021). Perempat final Olimpiade Tokyo 2020 akan menjadi pertemuan keempat antara Ginting dan Antonsen. Ginting memegang rekor kemenangan sempurna atas Anders Antonsen, di mana dia selalu menang dalam tiga pertandingan sebelumnya. Meski demikian, Ginting harus waspada sebab dia sudah tak bersua Antonsen selama 1,5 tahun. Dua pertemuan terakhir Ginting dengan Antonsen pun selalu berlangsung hingga tiga gim. Satu di antaranya terjadi pada final Indonesia Masters 2020. Ginting harus melalui drama rubber game sebelum memastikan kemenangan. Bertanding di Istora Senayan, Ginting akhirnya menjadi juara setelah menang 17-21, 21-15, dan 21-9. Adapun Ginting sudah mengukir rekor dengan keberhasilannya lolos ke perempatfinal Olimpiade Tokyo 2020.
Dia menjadi tunggal putra Indonesia pertama yang melaju ke babak delapan besar Olimpiade setelah terakhir kali Sony Dwi Kuncoro di Beijing 2008.

Selain di tunggal putra, Indonesia masih memiliki wakil di nomor ganda putri melalui Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Pasangan ini akan melawan wakil Korea Selatan, Shin Seung- chan/Lee So-hee, pagi ini. Berikut rekor pertemuan Anthony Sinisuka Ginting vs Anders Antonsen: Final Indonesia Masters 2020 (19 Januari 2020) Anthony Sinisuka Ginting vs Anders Antonsen - 17-21, 21-15, 21-9 (menang) Semifinal China Open 2019 (21 September 2019) Anthony Sinisuka Ginting vs Anders Antonsen - 18-21, 21-15, 21-14 (menang) Babak 16 Besar Malaysia Masters 2018 (18 Januari 2018) Anthony Sinisuka Ginting vs Anders Antonsen - 21-14, 21-14 (menang).


 

MATERI 2 BAHASA INDONESIA 8

 Kegiatan 1.2
A. Manakah berita yang mengandung informasi di bidang pendidikan?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B. Berdasarkan isinya, apa topik berita-berita di bawah ini: peristiwa alam
(A), peristiwa sosial (S), peristiwa politik (P)?

 

 C. Menemukan Unsur-Unsur Berita

1. Bacalah berita berikut dengan baik!
2. Temukan unsur-unsur berita!

BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Daerah

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lebat mengguyur sejumlah daerah di Indonesia, yakni di Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Papua Barat, dan Papua.

Dari data di laman resmi BMKG di Jakarta, Kamis (29/7/2021), beberapa daerah yang berpotensi mengalami angin kencang adalah Aceh, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Papua.

Sementara banjir berpotensi terjadi di Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Papua Barat dan Papua. Sedangkan potensi hujan disertai kilat/petir terdapat di wilayah Aceh, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Papua Barat.

Kebakaran hutan berpotensi terjadi di Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

BMKG menyebutkan hujan dengan intensitas lebat di wilayah perairan berpotensi terjadi di Laut Andaman, Samudra Hindia barat Aceh - Sumatera Barat, Selat Malaka, Selat Makassar bagian Tengah, Teluk Tomini, Laut Banda bagian Barat, Laut Maluku, Laut Arafuru sebelah Selatan Papua dan perairan Utara Papua Barat - Papua.

Selain itu, perlu mewaspadai potensi gelombang tinggi 4-6 meter di area Perairan Barat Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu hingga Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Selat Sunda bagian Barat dan Selatan, Perairan Selatan Banten hingga Sumbawa, Selat Bali - Lombok - Alas Bagian Selatan, serta Samudra Hindia Selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur.





Unsur-Unsur Berita

Unsur-Unsur Berita 

Materi 1
Pada era sekarang berita menjadi "menu" utama dalam deretan makanan harian "empat sehat lima sempurna". Tiada hari tanpa berita. Dari waktu ke waktu, detik demi detik, berita datang silih berganti. Beragam informasi terus berhamburan memenuhi ruang kehidupan kita setiap harinya. Dengan banyaknya sajian berita, baik melalui media cetak maupun elektronik, kita harus bisa memanfaatkannya dengan baik.

Pemahaman terhadap struktur dan kaidah teks berita memudahkan kita dalam mengolahnya menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Berita-berita tersebut berperan sebagai sumber ilmu pengetahuan dan penambah wawasan. Ada pepatah, seseorang yang menguasai berita (informasi), dialah yang akan menguasai dunia.

A. Menentukan Unsur-Unsur Berita
Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu :
1. menjelaskan pengertian berita;
2. mengidentifikasi unsur-unsur teks berita yang kamu dengar dan kamu baca.

Kegiatan 1.1
1. Yang dimaksud dengan berita adalah . . . .
2. Kegunaan berita bagi pelajar . . . .
3. Sumber-sumber informasi lisan meliputi . . . .
4. Kelebihan informasi yang disampaikan melalui televisi dibandingkan dengan radio adalah . . . .
 5. Macam-macam informasi yang disampaikan melalui radio/televisi mencakup . . . .

Mintalah seorang teman untuk membacakan berita berikut!

Dengarkan berita berikut dengan baik!

Sepuluh hari menjelang Lebaran, Sabtu (15/11), Pelabuhan Penyeberangan Merak mulai dipadati truk. Truk-truk tersebut mengangkut barang nonsembilan bahan pokok (non sembako).
Tingginya arus truk dalam dua hari terakhir berkaitan dengan adanya larangan melintas bagi truk nonsembilan bahan pokok (non sembako) pada tanggal 21–25 November. Larangan tersebut berlaku bagi truk bersumbu lebih dari dua. Truk gandengan, truk tempelan, dan truk kontainer.
Penumpukan truk bersumbu dua tersebut seperti di Pelabuhan Merak menyebabkan antrean truk sekitar 100 meter dari pintu masuk kapal. Antrean terjadi di dermaga satu hingga dermaga empat. Tetapi, antrean tersebut masih dalam batas normal. Antrean belum membeludak ke luar area parkir pelabuhan. Akan akibat penumpukan truk itu, beberapa sopir truk mengaku harus menunggu sekitar dua hingga empat hari untuk bisa masuk kapal. (Sumber: Kompas dengan beberapa penyesuaian)

Keenam pertanyaan itu terkerangka pada rumus 5W+1H. What (apa), who (siapa), where (di mana), when (kapan), why (mengapa), dan how (bagaimana).
Keenam pertanyaan tersebut merupakan cara tepat menemukan unsur-unsur berita. Keenam unsur berita itu dapat disingkat dengan ADIKSIMBA untuk memudahkan di dalam mengingatnya: Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, Bagaimana.

Info gempa bumi BMKG tadi malam Selasa 27 Juli 2021.
Gempa bumi melanda wilayah Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/7/2021) malam.
Berdasarkan informasi dari twitter BMKG gempa bumi ini terjadi di Pacitan, Jawa Timur pukul 23:21 WIB, Selasa (27/7/2021).
Informasinya gempa bumi terkini berkekuatan magnitudo 5.2 SR.
BMKG menambahkan lokasi gempa bumi berada di Titik Koordinat: 8.99 LS-111.40 BT.
Pusat gempa berada di laut 95 km Tenggara Pacitan-Jatim. Diketahui gempa bumi ini berada di kedalaman 19 kilometer.Arahan BMKG gempa tersebut tidak berpotensi TSUNAMI. Saran BMKG Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.
"#Gempa Magnitudo: 5.2, Kedalaman: 10 km, 27 Jul 2021 23:21:48 WIB, Koordinat: 8.99 LS-111.40 BT (95 km Tenggara PACITAN-JATIM), Tidak berpotensi tsunami #BMKG" tulis akun Twitter BMKG.

Prediksi BMKG Pacitan potensi dilanda Tsunami

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta jajaran Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan langkah strategis terkait potensi gempa dan tsunami di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, yang diprakirakan bisa mencapai 25-28 meter.

Langkah strategis diperlukan untuk meminimalisasi dampak terburuk dari terjadinya potensi gempa dan tsunami tersebut.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, potensi tsunami tinggi di Kabupaten Pacitan lantaran dalam peta wilayah itu dekat dengan teluk yang mengumpulkan tenaga gelombang tinggi dan relatif dekat dengan letak episentrum gempa, sehingga dapat dikatakan menjadi zona merah.

“Misalnya peta daerah Pacitan, Jawa Timur, warna merah menunjukkan gelombang tinggi 10-14 meter, semakin merah semakin tinggi pula gelombang, warna kuning gelombang 2-3 meter, serta warna hijau gelombang setengah meter,” papar Dwikorita saat Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan arahan atas kesiapsiagaan bencana secara daring di Jakarta, Rabu (21/7/2021).

Dwikorita menyebutkan ada 10 kajian ilmiah terkait prediksi bencana yang dijabarkan dalam sebuah peta untuk memudahkan memahami dengan tiga warna yakni merah, kuning dan hijau.
Pada kasus Kabupaten Pacitan, akses zona merah menuju zona hijau kemungkinan tercepat melalui sungai yang mengalir.
Namun, jika terjadi tsunami, sungai tersebut menurut Dwikorita berpotensi menambah dampak kerusakan wilayah.
Sehingga, diperlukan jalur yang dapat mengintegrasikan penduduk di zona merah agar dapat mengevakuasi diri ke jalur hijau.
Dwikorita meminta agar seluruh jajaran di daerah dapat membangun infrastruktur tahan gempa sebagai jalur evakuasi warga.
Dwikorita mengingatkan agar jangan sampai infrastruktur evakuasi tidak kuat menghadapi bencana seperti yang terjadi di Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Dia mengatakan infrastruktur evakuasi warga di Palu sebenarnya sudah dipersiapkan sejak 2009-2015 dan semua elemen masyarakat bersiap menghadapi situasi bencana alam, mulai dari Wali kota, Bapeda, Dinas Tata Ruang, pihak sekolah dan pihak-pihak terkait lainnya.
Namun lantaran tidak kuat menahan guncangan gempa, sehingga infrastruktur seperti jembatan, roboh.
Akibatnya, banyak di antara anak-anak dan dewasa yang telah mempelajari cara evakuasi diri menjadi korban, karena tak tahu harus berbuat apa di kala infrastruktur evakuasi rusak parah.
Oleh karenanya, menurut Dwikorita, empat langkah strategis kesiapsiagaan bencana yang dipaparkan Menteri Sosial Tri Rismaharini perlu diterapkan sesegera mungkin.
Empat langkah tersebut adalah mempelajari kearifan lokal penduduk untuk mempermudah evakuasi, menggandeng pihak terkait komunikasi publik di saat putus komunikasi, tidak meremehkan prakiraan BMKG, dan agar jajaran Kementerian Sosial dan Dinas Sosial memahami kebutuhan warga setempat yang riskan terhadap dampak bencana untuk mengurangi korban anak-anak, lansia, hingga penyandang disabilitas.
“Saya setuju dengan apa yang disampaikan oleh Bu Mensos terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana yang begitu strategis, serta juga perlu mempersiapkan bangunan yang dirancang tahan guncangan gempa hingga magnitudo 8,7,” kata dia.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut seperti contoh di atas
1. Peristiwa apa yang terjadi?
2. Siapa yang mengalami peristiwa itu?
3. Di mana peristiwa itu terjadi?
4. Kapan peristiwa itu terjadi?
5. Mengapa peristiwa itu terjadi?
6. Bagaimana proses terjadinya peristiwa?

Ajakan dalam Teks Persuasi

 2. Ajakan dalam Teks Persuasi Di dalam pelajaran sebelumnya telah kamu ketahui bahwa teks persuasi ditandai oleh kehadiran ajakan. Adapun y...