Ajakan dalam Teks Persuasi

 2. Ajakan dalam Teks Persuasi


Di dalam pelajaran sebelumnya telah kamu ketahui bahwa teks persuasi ditandai oleh kehadiran ajakan. Adapun yang dimaksud dengan ajakan adalah kata-kata atau perbuatan untuk mengajak; undangan. Ajakan dapat pula berarti anjuran, imbauan, dan sebagainya (untuk melakukan sesuatu).


Seperti di dalam cuplikan-cuplikan di atas bahwa suatu ajakan ditandai dengan kata-kata harus, hendaknya, sebaiknya, usahakanlah, jangan, hindarilah, dan sejenisnya. Di samping itu, tidak sedikit pula teks persuasi yang menyampaikan ajakannya itu secara tersirat. Hal itu seperti yang tampak pada cuplikan teks di awal-awal bab ini. Walaupun tidak dinyatakan secara langsung, pembaca tetap akan memahami bahwa teks itu berisi suatu ajakan atau bujukan agar pembacanya itu berbuat sesuatu sesuai dengan harapan penulisnya.


Kegiatan 7.2

 

1.      Perhatikanlah kedua teks berikut ini!

 

a.       Pembangunan kota di Jakarta dan sekitarnya harus betul-betul mengacu pada peruntukan wilayah. Perusakan lingkungan di wilayah resapan air seperti Puncak dan Bogor juga harus bisa dihentikan. Nah, kalau bisa begitu sudah barang tentu banjir di Jakarta tidak akan terjadi.

 

b.      Kalau Anda kehabisan tempat menginap di hotel-hotel berbintang, jangan khawatir. Toh tujuan Anda menikmati alam perdesaan. Anda bisa memilih penginapan–penginapan sederhana dengan harga sangat murah. Hampir semua penginapan kecil ini juga terjaga kebersihannya. Ada yang unik menyangkut tempat-tempat penginapan di Sangkanhurip. Hampir semua hotel berbintang atau penginapan kecil, menyediakan fasilitas air panas alami. Bedanya, di hotel-hotel bisa diatur suhunya, di penginapan kecil benar-benar mengandalkan kehendak alam.

 

2.      Manakah dari kedua teks tersebut yang tergolong ke dalam bagian dari jenis teks persuasif? Jelaskanlah alasan-alasanmu!

Teks

Jawaban

Alasan

Ya

Bukan

a.

 

 

 

b.

 

 

 

                                   

3.      Bacalah teks berikut, kemudian (1) tuliskan topik teks dan (2) kalimat-kalimat ajakan yang ada dalam teks!

 

a.

Topik:

 

 

b.

Kalimat-kalimat ajakan/ pernyataan persuasif:

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

 

Bapak-bapak, Ibu-ibu, dan Saudara-saudara yang saya hormati.

 

(1)        Sekarang ini bangsa Indonesia ada di dalam suasana memperingati Hari Sumpah Pemuda, yang jatuh pada setiap tanggal 28 Oktober. Suatu hari yang sangat bersejarah. Bangsa Indonesia khususnya dari golongan pemuda pada masa itu, tahun 1928, telah berhasil mewujudkan persatuan bangsa yang kemudian melahirkan ikrar bersama yang kita kenal dengan “Sumpah Pemuda”.

 

(2)        Dalam menyambut Hari Sumpah Pemuda, kamu harus bisa mengambil hikmah yang terkandung di dalamnya. Salah satu hikmahnya yang sangat penting adalah semangat persatuan. Bangsa Indonesia yang pada waktu itu sedang menghadapi penjajah Belanda perlu bersatu untuk menghadapinya secara bersama-sama. Karena itulah disepakati bersama untuk mengucapkan ikrar sebagai kebulatan tekad di dalam mengusir penjajah Belanda yang selama itu telah memorak-porandakan kehidupan bangsa.

 

(3)        Dari modal persatuan itulah kemudian bangsa Indonesia dapat mencapai kemerdekaannya yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Meskipun memakan waktu yang agak lama, dapat dikatakan bahwa sumpah Pemuda yang dilandasi semangat persatuan itulah yang merupakan senjata ampuh yang dapat membawa bangsa Indonesia mencapai kemerdekaannya.

 

(4)        Persatuan bangsa diibaratkan sebuah gedung. Satu per satu bagiannya saling mengait sehingga menjadikan gedung itu kukuh. Begitu juga bangsa kita hendaklah demikian sehingga dalam mengikuti derap langkah pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah sekarang bisa seirama menuju satu sasaran: masyarakat yang adil dan makmur dalam limpahan rahmat Allah Yang Mahakuasa. Hadirin yang berbahagia,

 

(5)        Bagi para pemuda dan pelajar yang kini sering menyandang predikat sebagai generasi penerus bangsa, sudah sewajarnya jika pada masa-masa sekarang mempelopori semangat persatuan yang dahulu pernah diwujudkan dalam sumpah pemuda. Jangan sampai api persatuan itu padam lantaran kita tenggelam dalam kemelut perselisihan ataupun terlena dalam menekuni kepentingan pribadi.

 

(6)        Sesungguhnya menghidupkan semangat persatuan dan kekompakan, termasuk upaya kita dalam mensyukuri nikmat Allah. Rasa syukur tersebut kita tingkatkan lagi dengan menjalankan berbagai amal kebajikan, terutama dengan mengajak semua generasi muda Indonesia untuk lebih giat beribadah kepada Allah sesuai dengan bidang masing-masing. Dengan demikian, citra pemuda semakin harum di masyarakat.

 

(7)        Demikianlah, semoga semangat persatuan yang tecermin dalam Sumpah Pemuda tetap dapat kita warisi untuk dijadikan moda perjuangan membela bangsa dan negara. (Ahmad Sunarto, 1991 dengan beberapa penyesuaian).


Menelaah Struktur dan Kaidah Teks Ulasan

 

Perhatikanlah teks berikut!

 

Identitas Buku

Judul   : Atheis      

Pengarang       : Achdiat K. Mihardja

Penerbit           : Balai Pustaka

Tahun terbit     : 1949 (cetakan pertama)

Tebal halaman   : 232 halaman

 

Atheis merupakan salah satu novel terbaik yang memperoleh hadiah tahunan Pemerintah RI tahun 1969. R.J. Maguire menerjemahkan novel ini ke bahasa Inggris tahun 1972. Sementara itu, Sjuman Djaya mengangkatnya ke layar perak tahun 1974 dengan judul yang sama.

 

Novel ini menceritakan perjalanan hidup tokoh Hasan. Dari kecil ia dididik menjadi anak yang saleh. Ia begitu taat beribadah. Begitu juga dengan orang tuanya adalah pemeluk Islam yang fanatik. Orang tua Hasan menyekolahkan di MULO. Di sekolah itu dia bertemu dengan seorang gadis cantik yang bernama Rukmini. Hubungan keduanya semakin akrab. Mereka saling jatuh cinta. Rupanya kisah cinta mereka tidak bisa berlangsung lama. Oleh orang tuanya, Rukmini disuruh kembali ke Jakarta. Ia akan dipinang oleh seorang saudagar kaya. Ia menuruti nasihat orang tuanya dengan menerima pinangan saudagar kaya tersebut meski pernikahan itu tidak disertai rasa cinta.

 

Kejadian itu membuat hati Hasan hancur. Ia menjadi frustrasi. Untuk menghilangkan bayangan Rukmini dari hidupnya, ia mengikuti aliran tarekat seperti yang telah lama dianut orang tuanya. Ia semakin taat beribadah. Akan tetapi, kehidupannya berubah ketika dia bertemu teman lamanya, yaitu Rusli. Temannya itu datang bersama seorang wanita cantik bernama Kartini. Ia adalah perempuan modern dan pergaulannya bebas. Ia juga seorang janda. Ternyata sejak perjumpaan itu, Hasan menaruh hati pada Kartini. Alasannya, Kartini memiliki karakter yang hampir sama dengan Rukmini.

 

Semenjak Hasan mencintai Kartini, dia pun juga bergaul dengan teman- teman Kartini. Hasan mencoba untuk menyadarkan Kartini dan Rusli dengan memberikan ceramah-ceramahnya. Akan tetapi, karena Rusli juga pandai bicara, kemudian dialah yang berbalik memengaruhi Hasan. Tanpa disadari, pemikiran- pemikiran Rusli melekat di kepala Hasan. Mulanya, Hasan tidak terpengaruh. Namun, keyakinannya mulai goyah ketika dia dikenalkan dengan seorang yang tidak percaya Tuhan, yaitu Anwar. Pengetahuan Anwar tentang ketuhanan begitu luas.

 

Sejak saat itulah pemahaman Hasan tentang agama mulai berubah. Ia mulai meragukan keberadaan Tuhan. Hasan semakin tersesat dari agama. Pergaulannya semakin bebas. Ia kemudian menikahi Kartini. Pernikahan mereka didasarkan atas rasa suka sama suka. Pernikahan mereka ternyata tidak bahagia. Kehidupan rumah tangga mereka berantakan. Pergaulan Kartini semakin bebas. Lama– kelamaan Hasan cemburu karena hubungan Kartini dengan Anwar semakin dekat. Hasan menganggap Kartini telah selingkuh.

 

Kejadian itu telah menyadarkan kembali Hasan tentang agama. Ia menyesal dan merasa berdosa atas apa yang telah diperbuat. Pergaulan bebasnya dengan teman-teman yang tidak percaya Tuhan membuatnya tersesat dan ragu dengan keberadaan Tuhan.

Hasan memutuskan bercerai dengan Kartini dan ia pun pulang kampung.Ia ingin meminta maaf kepada ayahnya. Sesampainya di kampung, ia menjumpai ayahnya sedang sakit keras. Ternyata ayahnya tidak mau memaafkan Hasan, bahkan sampai maut menjemputnya. Ayah Hasan tetap berada pada pendirianya.

 

Hasan merasa bahwa semua itu terjadi karena perbuatan Anwar. Ia menaruh dendam pada  Anwar dan  berniat membunuhnya.  Pada suatu  malam, ia melaksanakan rencana itu. Kemudian, ia mencari Anwar. Karena pada waktu itu situasi sedang tidak aman, diberlakukanlah jam malam. Nahas menimpa Hasan. Belum sempat melaksanakan niatnya, ia malah tertembak. Akan tetapi, sebelum meninggal, ia masih sempat mengingat Allah dengan berkali-kali menyebut asma-Nya.

 

Novel ini banyak memberikan pelajaran kepada pembacanya. Kita harus pandai bergaul dengan orang lain. Jangan sampai salah pergaulan hingga pada akhirnya kita malah tersesat, bahkan sampai mengingkari ajaran agama. Kita harus senantiasa berpegang teguh pada agama dan selalu meyakini keberadaan Tuhan.

 

Nilai moral yang kedua adalah hendaknya kita mau memaafkan kesalahan orang lain yang sudah bertobat. Jangan seperti tokoh ayah Hasan yang tidak mau memaafkan kesalahan anaknya bahkan sampai ajal menjemputnya. Manusia adalah tempat salah dan lupa. Setiap manusia pasti mempunyai kesalahan, tetapi suatu saat juga akan kembali ke jalan yang benar. Jika Tuhan Maha Pengampun, Pengasih, dan Penyayang, mengapa manusia tidak bisa, apalagi demi memaafkan anaknya sendiri. Bahasa novel ini lugas dan mudah dipahami. Sayangnya, novel ini sudah sangat langka sehinga sulit diperoleh.

 

 

 

C. Menelaah Struktur dan Kaidah Teks Ulasan

Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu menelaah teks ulasan untuk mengetahui struktur dan kaidah beserta perbedaan tentang kualitas karya (film, cerpen, puisi, novel, dan karya seni daerah).

 

1. Struktur Teks Ulasan

 

Perhatikan contoh teks ulasan novel Atheis di atas. Tampak bahwa struktur ataupun susunannya dibentuk oleh bagian-bagian seperti identitas karya, orientasi, sinopsis, analisis, dan evaluasi. Selain itu, sering pula disertai rekomendasi yang berisikan saran-saran kepada pembaca.

a.       Identitas karya dalam novel Atheis mencakup judul, pengarang, penerbit, tahun terbit, tebal halaman, dan ukuran buku. Bagian ini mungkin saja tidak dinyatakan secara langsung. Hal itu seperti yang tampak pada teks ulasan film dan lagu.

b.      Orientasi dalam paragraf pertama, yakni dengan menjelaskan keberadaannya sebagai novel yang mendapat penghargaan, sekaligus mendapat perhatian yang cukup besar dari banyak kalangan.

c.       Sinopsis berupa ringkasan yang menggambarkan pemahaman penulis terhadap isi novel.

d.      Analisis berupa paparan tentang keberadaaan unsur-unsur cerita, seperti tema, penokohan, dan alur.

e.       Evaluasi berupa paparan tentang kelebihan dan kekurangan suatu karya.

Dalam contoh di depan dinyatakan bahwa novel Atheis menyajikan beberapa pelajaran hidup, bahasanya mudah dicerna. Adapun kekurangannya bahwa novel tersebut sudah sangat langka dan sulit diperoleh.

 

 

 

Struktur Teks Ulasan Novel Atheis

Penjelasan

a. Identitas karya

(mencakup judul, pengarang, penerbit, tahun terbit, tebal halaman, dan ukuran buku).

 

Judul: Atheis

Pengarang: Achdiat K. Minardja Penerbit: Balai Pustaka

Tahun Terbit: 1949 (cetakan pertama)

Tebal halaman: 232 halaman

b. Orientasi

(terdapat pada paragraf pertama, menjelaskan keberadaannya sebagai novel yang mendapat penghargaan sekaligus mendapat perhatian dari banyak kalangan).

 

Atheis merupakan salah satu novel terbaik yang memperoleh hadiah tahunan Pemerintah RI tahun 1969. R.J. Maguire menerjemahkan novel ini ke Bahasa Inggris tahun 1972. Sementara itu, Sjuman Djaya mengangkatnya ke layar perak tahun 1974 dengan judul yang sama.

c. Sinopsis

 (berupa ringkasan singkat dari cerita)

 

Novel ini menceritakan perjalanan hidup tokoh Hasan. Yang dididik menjadi anak shaleh. Ia begitu taat beribadah. Begitu juga dengan orang tuanya yang merupakan pemeluk Islam fanatik. Orang tua Hasan menyekolahkan di MULO.

Di sekolah itu dia bertemu dengan seorang gadis cantik bernama Rukmini. Hubungan keduanya semakin akrab. Mereka saling jatuh cinta. Rupanya kisah cinta mereka tidak berlangsung lama. Karena Rukmini disuruh orang tuanya untuk kembali ke Jakarta dan dipinang oleh saudagar kaya.

 

Kejadian ini membuat Hasan frustasi. Untuk menghilangkannya, ia mengikuti aliran tarekat yang dianut orang tuanya. Ia semakin taat beribadah. Akan tetapi kehidupannya mulai berubah kala bertemu seorang janda yang memiliki pergaulan bebas, yakni Kartini. Dan ia jatuh hati pada perempuan ini, karena karakternya yang hampir sama dengan Rukmini.

 

Semenjak itu, Hasan juga bergaul dengan teman-teman Kartini dan mencoba menyadarkan mereka dengan memberikan ceramah-ceramah. Tanpa disadari, justru Hasan lah yang terkena pengaruh teman-temannya ini. Keyakinannya mulai goyah ketika ia dikenalkan dengan seseorang yang bernama Anwar, sosok yang tidak mempercayai Tuhan.

d. Analisis

(berupa paparan unsur-unsur cerita, seperti tema, penokohan, dan alur).

 

Novel ini banyak memberikan pelajaran kepada pembacanya. Yakni kita harus pandai dalam bergaul dengan orang lain. Harus bisa memilih dan memilah kebaikan dan keburukan. Jangan sampai salah pergaulan yang menyebabkan kita tersesat, terlebih hingga mengingkari agama. Kita harus senantiasa berpegang teguh pada agama dan selalu meyakini keberadaan Tuhan. Ketika kita salah, kita harus meminta maaf dan bertaubat. Hendaknya kita juga mau menerima permintaan maaf dari orang lain. Jangan seperti tokoh ayah Hasan yang enggan memaafkan Hasan hingga akhir hayatnya. Kita harus menyadari bahwa manusia adalah tempat salah dan lupa. Jika Tuhan Maha Pengampun, Pengasih, dan Penyayang, mengapa manusia enggan, apalagi demi memaafkan anak sendiri.

e. Evaluasi

(paparan tentang kelebihan dan kekurangan suatu karya).

Bahasa novel ini lugas dan mudah dipahami. Sayangnya, novel ini sudah sangat langka dan sulit didapatkan.

 

 

 

Tugas: kerjakan seperti contoh di atas

 

Identitas novel

 

Judul buku : 5cm

Pengarang : Donny Dhirgantoro

Penerbit : PT.Grasindo

Tahun terbit : 2005

Kota terbit : Jakarta

Ukuran : 20,8x14 cm

Tebal halaman : 382

 

 

Novel karya Donny Dhirgantoro dengan tebal 382 halaman ini merupakan novel best seller. Novel 5cm adalah novel pertama karya Donny Dhirgantoro dengan sampul hitam. Dengan tampilannya, membuat orang penasaran dengan isi ceritanya. 5cm berisi kisah-kisah yang inspirasional yang cukup bagus, idenya menarik, dan kisah tentang persahabatan. Penulisnya sendiri punya pengetahuan tentang lirik lagu, film, artis-artis dan orang terkenal lainnya yang membuat novel ini semakin menarik.

 

Kisah dalam 5cm ini diawali dari persahabatan lima orang sahabat yang menjalin persahabatan selama tujuh tahun. Karena bosan bertemu setiap hari, mereka memutuskaan untuk tidak saling berkomunikasi selama tiga bulan. Pertemuan setelah tiga bulan yang penuh keyakinan, mimpi, cinta dan cita-cita. Sebuah perjalanan yang menggunakan prinsip 5cm yang sangat mereka percayai. Lima orang sahabat itu terdiri dari Arial, Riani, Zafran, Ian, dan Genta. Di mana mereka memiliki obsesi dan impiannya masing-masing. Arial adalah sosok yang berbadan tinggi, selalu tampak rapi dan sporty. Riani adalah sosok wanita yang cantik, cerdas, ia bercita-cita bekerja di salah satu stasiun tv. Zafran seorang anak yang berbadan kurus, puitis, dan orang yang apa adanya. Ian memiliki postur tubuh yang gemuk, penggila bola.Yang terakhir adalah Genta. Genta selalu dianggap sebagai leader oleh teman-temannya, berbadan agak besar dengan rambut agak lurus berjambul, aktivis kampus, dan teman yang easy going.

 

Novel 5cm mempunyai banyak kelebihan seperti menggunakan bahasa yang mudah di pahami, memiliki alur cerita yang menarik, tidak hanya percintaan tetapi juga persahabatan dan kasih sayang. Pesan moral yang disampaikan pun sangat menarik sehingga mampu mengobsesi pembaca untuk mengejar impiannya agar menjadi kenyataan. Tokoh dalam ceritanya juga digambarkan pengarang sangat jelas, melalui ciri-ciri fisik dan penggambaran sifat.

 

Namun dengan segala kelebihannya, buku ini membuat pembaca sulit menangkap maksud pengarang, karena banyak terdapat lirik-lirik lagu dan kutipan film mancanegara,dan nama artis artis hollywood yang membuat pembaca tidak mengerti dan menjadikan pembaca malas untuk membacanya. Endingnya pun kurang menarik karena ceritanya menggantung dan keluarga yang terbentuk yaitu antar sahabat. Serta anak-anak mereka yang seumuran dan mewarisi sifat-sifat orang tuanya yang sama persis. Tetapi cerita ini tetap menarik dan mempunyai pesan moral yang bagus.

 

Novel 5cm memiliki 10 bab yang memiliki judul berbeda pada masing-masing bab. Tetapi saling berkaitan erat ceritanya. Dengan cerita yang menariknya ini, seharusnya dibaca oleh kalangan remaja ataupun dewasa agar mereka terinspirasi oleh motivasi-motivasi yang ada di dalam novel ini.

 

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

 

Teks eksplanasi memiliki kaidah-kaidah kebahasaan yang relatif berbeda dengan teks lain. Kaidah-kaidah yang dimaksud sebagai berikut.

a.         Menggunakan konjungsi kausalitas, antara lain, sebab, karena, oleh sebab itu, oleh karena itu, sehingga.

 

Contoh:

Kerusakan hutan yang terjadi di Indonesia, terutama di Pulau Jawa, telah mengakibatkan bencana banjir dan tanah longsor. Kerusakan tersebut disebabkan oleh maraknya penebang liar yang mengakibatkan menurunnya fungsi hutan sebagai resapan air. Kerusakan hutan tersebut juga disebabkan oleh pemilik hak pengusahaan hutan (HPH) dalam melakukan reboisasi.

 

b.         Menggunakan konjungsi kronologis (hubungan waktu), seperti kemudian, lalu, setelah itu, pada akhirnya.

 

Contoh:

Berdasarkan piagam itu, Sultan Agung diangkat Tumenggung Wiraangunangun sebagai Bupati Bandung. Ketika itu, pemerintahan Kabupaten Bandung berpusat di daerah Krapyak atau Bojongasih. Tepatnya, di tepi Sungai Cikapundung, dekat muaranya yaitu Sungai Citarum. Nama Krapyak kemudian berganti menjadi Citeureup. Nama itu hingga kini tetap abadi menjadi salah satu nama desa di Dayeuhkolot

 

c.         Menggunakan kata benda yang merujuk pada jenis fenomena, bukannya pada kata ganti penceritanya. Kata ganti yang dimaksud, misalnya, Kabupaten Bandung, burung, gerhana, kesenian daerah, perkembangan budaya Papua.

 

d.         Di dalam teks itu pun sering dijumpai kata teknis atau peristilahan, sesuai dengan topik yang dibahasnya.

 

Contoh:

 

Terpuruknya industri pariwisata saat ini, ternyata telah mendorong masyarakat perdesaan melirik sektor pertanian. Banyak pemuda atau pasangan muda yang dulu bekerja di kota seperti Denpasar, Sanur atau Kuta, kemudian memilih pulang ke kampung. Pasalnya, krisis akibat terpuruknya pariwisata itu tidak hanya dirasakan industri pariwisata, tetapi juga sektor kerajinan tangan dan peternakan.

 


Kata-kata yang bergaris bawah merupakan kata-kata teknis sektor usaha dan bidang ekonomi.

 Kerjakan tugas berikut

Buktikan berdasarkan kaidah-kaidah kebahasaannya bahwa cuplikan- cuplikan teks di bawah ini merupakan bagian dari teks eksplanasi! Lakukan secara berkelompok.

 

Cuplikan Teks

Bukti Kebahasaan

1.

Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi makhluk hidup. Terjadinya hujan sangat dipengaruhi oleh konveksi di atmosfer bumi dan lautan. Konveksi adalah proses pemindahan panas dari suatu daerah ke daerah lainnya. Air yang ada di permukaan bumi mengalami proses penguapan akibat adanya panas sinar matahari. Air tersebut menguap ke udara dan akhirnya terus bergerak menuju langit.

 

2.

Gempa bumi terjadi saat batuan di dalam bumi mengalami tekanan yang sangat hebat. Dua lempengan kulit bumi saling bergesekan. Lempengan yang dimaksud yaitu lempeng samudra dan lempeng benua. Ketika lempeng saling bergesek dan bertumbukan, akan menghasilkan gelombang dahsyat, yang kita rasakan sebagai gempa bumi.

 

3.

Pembentukan dan pengawetan suatu fosil mensyaratkan bahwa beberapa struktur terbenam dalam keadaan yang akan dapat memperlambat pembusukan. Fosil yang ditemukan biasanya tidak selalu utuh. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti aktivitas organisme pengurai, aktivitas geologis kulit bumi, pelapukan oleh cuaca dan air, dan dimakan oleh organisme lain. Fosil yang utuh dan lengkap biasanya terawetkan dalam salju atau karena termineralisasi. Fosil yang berupa jejak dapat merupakan tapak kaki, tangan, dan daun tumbuhan.

 

4.

Arus atau aliran energi bermula dari matahari sebagai sumber utamanya. Energi cahaya matahari masuk ke dalam komponen biotik melalui produsen. Oleh produsen, energi cahaya matahari diubah menjadi energi kimia. Energi kimia mengalir dari produsen ke konsumen dari berbagai tingkat trofik melalui jalur rantai makanan. Energi kimia yang diperoleh organisme digunakan untuk kegiatan hidupnya.

 

5.

Ekosistem yang seimbang, keberadaannya dapat bertahan lama; kesinambungannya dapat terpelihara. Perubahan ekosistem dapat memengaruhi keseimbangannya. Keseimbangan lingkungan dapat terganggu bila terjadi pengurangan fungsi atau hilangnya faktor-faktor yang ada. Penyebabnya bisa berupa ulah manusia dan peristiwa-peristiwa alam.

 

6.

Kehidupan di bumi dimulai di lautan, hal ini ditunjukkan dengan adanya hewan sederhana yang hidup di dalam air dan lautan. Selanjutnya organisme-organisme tersebut menuju air tawar dan akhirnya ke daratan. Beberapa jenis di antaranya ada yang kembali ke lautan. Perpindahan kehidupan dari air ke darat dibuktikan dengan adanya sisik pada burung, metamorfosis katak dan lain sebagainya. Menurut dugaan bahwa ikan berevolusi menjadi amfibi, amfibi menjadi reptilia, reptilia menjadi mamalia dan burung.

 

7.

Karena perubahan lingkungan, habisnya makanan, adanya penyakit dan faktor lain, jumlah populasi secara berkala akan berkurang, penyimpangan dapat memengaruhi variabilitas dari sisa populasi. Jika populasi meningkat lagi, frekuensi sejumlah tertentu dapat jauh berbeda dengan frekuensi sebelum penurunan jumlah populasi.

 

 

Iklan, Sarana Komunikasi (1)

BAB 2

Iklan, Sarana Komunikasi

 

Iklan merupakan salah bagian dari industri perdagangan. Dalam hal ini perusahaan-perusahaan ataupun perorangan menawarkan barang atau jasa yang dimilikinya melalui iklan. Secara umum iklan dapat diartikan sebagai pemberitahuan yang bertujuan mendorong atau membujuk khalayak. Dengan iklan tersebut kamu sebagai anggota masyarakat terbujuk untuk membeli barang atau jasa yang diberitahukan itu.

 

A.        Menentukan Unsur-Unsur Iklan, Slogan, dan Poster

Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu :

Menjelaskan pengertian, fungsi, serta mengidentifikasi unsur-unsur teks iklan, slogan, atau poster dari berbagai sumber.

1. Pengertian dan Fungsi Iklan, Slogan, dan Poster

Perhatikanlah teks berikut!

 

Teks di atas disebut iklan. Teks tersebut bermaksud mengajak para pelajar dan masyarakat pada umumnya untuk lebih gemar membaca guna meraih prestasi. Dengan iklan tersebut, diharapkan khalayak dapat memanfaatkan perpustakaan sebagai wahana pengembangan kecerdasan dan pemberdayaan bangsa.

Dengan karakteristik seperti itu, iklan dapat diartikan sebagai teks yang mendorong, membujuk khalayak agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan. Iklan juga dapat diartikan sebagai pemberitahuan kepada khalayak mengenai suatu barang dan jasa. Pada umumnya iklan disampaikan melalui media massa, seperti televisi, radio, surat kabar, dan internet. Unsur yang ditampilkan adalah gambar, gerak, kata-kata atau suara.

Iklan tidak hanya merupakan bagian dari industri berskala besar. Dewasa ini, iklan merupakan sarana yang banyak digunakan untuk kepentingan- kepentingan di bawah ini.

a.       Bagi perusahaan bisnis komersial, untuk menjual barang dan jasa.

b.      Bagi dunia perkantoran, untuk mendapatkan karyawan.

c.       Bagi Pemerintah, untuk menyebarkan informasi dan memberikan layanan kepada masyarakat.

d.      Bagi orang perorangan, untuk membeli dan menjual barang-barang pribadi.

Daftar tentang fungsi iklan semakin hari semakin banyak, bertambah hari bertambah luas jaringannya. Hal itu seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan keperluan hidup warga masyarakat itu sendiri. Namun, dari sekian fungsinya itu, iklan memiliki kesamaan umum, yakni sebagai kebutuhan untuk mengomunikasikan pesan, baik yang bersifat komersial, sosial, maupun pribadi.

Keberagaman itu muncul pula pada bentuk dan teknik penyajiannya. Oleh karena itu, terdapat istilah slogan dan poster.

a.         Slogan adalah perkataan atau kalimat pendek yang dipakai sebagai dasar tuntuntan (pegangan hidup); prinsip utama dari suatu usaha, organisasi, dan sebagainya. Slogan sering pula disebut moto atau semboyan. Slogan lebih mengutamakan kepadatan makna dan kehematan kata-kata.

Contoh:

Berdiri sama tinggi, duduk sama rendah. (Slogan tentang perlunya mengutamakan kesetaraan antarsesama.)

Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. (Slogan tentang perlunya persatuan dan kesatuan.)

Tiada hari tanpa prestasi. (Slogan tentang pentingnya mengukir prestasi setiap hari.)

b.         Poster adalah plakat (kata-kata dan gambar) yang dipajang di tempat- tempat umum. Poster hampir sama dengan iklan, yakni pemberitahuan suatu ide, hal baru, atau hal penting kepada khalayak. Poster mengandalkan perpaduan gambar dan kata-kata. Poster lazimnya dipasang di tempat- tempat umum. Poster hampir sama dengan iklan ataupun slogan dalam hal bahasanya. Poster menggunakan kata-kata singkat, jelas, menarik, dan lengkap.

Contoh:

 

Tampak pada contoh itu bahwa dalam hal bentuk, poster tidak jauh berbeda dengan iklan. Isinya mengandung pesan kepada khalayak. Namun, poster lebih tertuju pada tempat pemasangannya di ruang-ruang terbuka.

Misalnya, dinding-dinding aula, tembok-tembok pasar, dan tempat-tempat umum lainnya.

Kegiatan 2.1

A.

Jawabalah!

1.

Apa yang dimaksud dengan iklan?

2.

Apa fungsi iklan?

3.

Di mana saja iklan itu bisa kamu temukan?

4.

Bagaimana fungsi iklan bagi pemerintah dan perusahaan?

5.

Apa persamaan iklan, slogan, dengan poster?

B.        Jelaskanlah termasuk jenis apakah masing-masing gambar di bawah ini: iklan, poster, atau semboyan!

 




2. Unsur-Unsur Iklan, Slogan, dan Poster

Berdasarkan contoh-contoh sebelumnya tampak perbedaan antara iklan, slogan, dan poster. Tujuan ketiganya sama untuk membujuk khalayak berbuat sesuatu. Berikut perbedaan antara iklan, slogan, dan poster.

a.         Iklan merupakan teks persuatif yang memadukan unsur gambar dengan kata-kata, unsur gerak, dan suara.

b.         Slogan merupakan teks persuatif yang mengutamakan unsur kata-kata.

c.         Poster merupakan teks persuatif yang mengutamakan kekuatan gambar dan kata-kata; dipajang di tempat-tempat umum.


Kegiatan 2.2

A.

1.

Perhatikanlah iklan-iklan di bawah ini!

 

2.

Jelaskanlah jenis produk yang ditawarkan dalam iklan-iklan berikut! Apakah kamu tertarik dengan dengan iklan-iklan tersebut?

 

Tabel Refleksi Penguasaan Materi

Tabel Refleksi Penguasaan Materi

Materi 10

Lengkapilah tabel di bawah ini dengan benar, sesuai dengan tingkat penguasan terhadap materi-materi yang telah kamu pelajari dalam bab 1 ini (Berita Seputar Indonesia)

Keterangan:
A= sangat dikuasai
B= dikuasai
C= cukup dikuasai
D= tidak dikuasai

Apabila masih ada pokok bahasan yang belum kamu kuasai, pelajarilah kembali dengan lebih baik. Bertanyalah kepada guru ataupun kepada teman tentang materi-materi berita yang belum kamu kuasai itu. Akan lebih baik pula, apabila kamu pun membaca berbagai sumber, baik itu yang berupa buku, e-book, maupun artikel-artikel dalam internet. Sumber-sumber bacaan itu penting untuk lebih meningkatkan pemahamanmu tentang masalah berita.

Menyampaikan Informasi dalam Bentuk Berita (3)

Menyampaikan Informasi dalam Bentuk Berita (3)
Materi 9

3. Penyuntingan Berita

Kalau masih ditemukan beberapa kekeliruan dari berita yang kamu buat itu wajar. Masih ada satu tahap lagi yang harus kamu lalui sebelum berita itu dipublikasikan, yakni penyuntingan. Aspek-aspek yang harus diperhatikan di dalam tahap ini sebagai berikut.

a    Kebenaran isi berita, yang ditunjang oleh keakuratan fakta-faktanya.
b.    Kelengkapan isi berita, yang ditandai oleh hadirnya komponen- komponen berita yang terangkum dalam rumus ADIKSIMBA.
c.    Struktur penyusunan berita, yang dimulai dari bagian yang penting ke bagian yang kurang penting.
d.    Penggunaan bahasa, yang terkait dengan keefektifan kalimat, kebakuan kata, dan ketepatan ejaan dan tanda bacanya.
Apabila berita itu disertai gambar atau ilustrasi, perlu diperhatikan pula kesuaian gambar dengan isi berita di samping keartistikannya.

Perhatikanlah teks berikut!
Sebanyak 16 Unit Damkar Padamkan Api yang Bakar Dua Rumah di Cipete Utara

Dua rumah di Cipete Utara, Jakarta Selatan, terbakar. Kebakaran ini sempat membuat lalu lintas di sekitar lokasi menjadi macet.
Dua rumah yang terbakar tersebut berlokasi di kawasan perkampungan Jalan Haji Jian, Cilandak Utara, Jakarta Selatan.
"Itu lokasinya masuk perkampungan. Jadi, masuk Jalan Fatmawati Raya, kemudian masuk Jalan Cipete, dan masuk Jalan Haji Jian," kata petugas Pemadam Kebakaran Sudin Jakarta Selatan, Dendi.
Enam belas unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Mobil- mobil itu menyebar dan berusahamenjangkau lokasi kebakaran dari segala penjuru mata angin, mencari jalan tercepat. Akibatnya, macet tak terelakkan.
"Macet. Dari utara, barat, timur, kita kerahkan supaya mana yang lebih dulu sampai langsung bisa menangani.  Jadinya macet di Cipete, di Pos Fatmawati, dan sekitarnya," tutur Dendi.
Dendi menyatakan dua rumah yang terbakar itu berhasil dipadamkan dan sekarang sedang dilakukan pendinginan. Beruntung tak ada korban jiwa dari kebakaran ini. Penyebab kebakaran belum bisa dipastikan oleh petugas.

Dalam teks itu terdapat beberapa bagian yang perlu diperbaiki.
a.    Berdasarkan kelengkapannya, dalam berita tersebut terdapat bagian yang hilang. Di dalamnya tidak dijelaskan waktu terjadinya kebakaran. Dengan demikian, pertanyaan kapan tidak bisa dijawab oleh berita tersebut.
b.    Ada beberapa kata yang ejaannya tidak tepat. Kata-kata yang dimaksud adalah Cilandak Utara dan Jakarta Selatan. Kedua pasangan kata tersebut harusnya ditulis Cilandak Utara dan Jakarta Selatan. Huruf awal dari setiap kata itu harus menggunakan huruf kapital karena merupakan nama tempat.
c.    Penggunaan angka 16 di dalam teks tersebut tidak tepat. Harusnya huruf yang dapat dinayatakan dengan dua kata ditulis dengan huruf, yakni enam belas.
d.    Judul berita tersebut tidak efektif. Oleh karena itu, judul tersebut harus disederhanakan, misalnya, menjadi "Dua Rumah Terbakar di Cipete Utara".
e.    Berita tersebut juga tidak menggunakan sumber yang jelas.

Kegiatan 1.10
A.    1.    Bacalah sebuahberita,baikdari suratkabar, majalah,maupundari internet!
a.    Perhatikanlah keefektifan judulnya!
b.    Perhatikan pula kelengkapan unsur-unsur berita tersebut!
2.    Lakukanlah perbaikan terhadap bagian-bagian yang dianggap salah di dalam teks tersebut 




Menyampaikan Informasi dalam Bentuk Berita (2)

MATERI 8

Menyampaikan Informasi dalam Bentuk Berita (2)

2.    Penyampaian Berita
Di samping sebagai pendengar atau pembaca, dalam berbagai kesempatan, kamu sering kali dihadapkan pada keharusan untuk menyampaikan kembali informasi. Misalnya, ketika mendapat pertanyaan dari seseorang tentang isi berita yang pernah didengar. Ketika itu, kamu harus memiliki kemampuan untuk menceritakannya kembali. Kamu tidak mungkin mengarang ketika itu. Kita harus menyampaikan berita itu apa adanya, tanpa ada yang ditambah-tambah atau dikurangi. Dalam hal ini bukan berarti kamu harus menghapalkan berita itu.

Kamu cukup dengan memahami ide-ide pokok berita itu. Kemudian, kamu menceritakannya berdasarkan kata-kata kita sendiri.
Dengan demikian, pemahaman tentang ide-ide pokok berita sangat penting ketika kamu akan menceritakan isi suatu berita. Berdasarkan ide-ide pokok itulah, kita bisa menyampaikan kembali berita dengan benar dan ringkas.
 

Adapun langkah-langkah penyampaian berita sebagai berikut.
1.    Menentukan sumber berita, yakni berupa peristiwa yang menarik dan menyangkut kepentingan banyak orang.
2.    Mendatangi sumber berita, yakni dengan mengamati langsung dan mewawancarai orang-orang yang berhubungan dengan peristiwa itu.
3.    Mencatat fakta-fakta dengan berkerangka pada pola ADIKSIMBA
4.    Mengembangkan catatan itu menjadi sebuah teks berita yang utuh, yang disajikan mulai dari bagian yang penting ke yang kurang penting.


Kegiatan 1.9
A.    Peristiwa manakah yang layak diberitakan? Susunlah dari yang terpenting ke yang kurang penting dengan membubuhkan nomor pada kotak yang tersedia!


B.    Misalnya, kamu akan membuat berita tentang pementasan drama yang dilakukan oleh kelompok teater di sekolah. Bagaimana pertanyaan- pertanyaan yang akan kamu ajukan kepada pemimpin dan anggota teater tersebut?

C.    1.    Tulislah sebuah berita dengan peritiwa yang kamu tentukan sendiri!
2.    Susunlah berita itu dengan langkah-langkah yang telah kamu pelajari pada bagian sebelumnya!


Ajakan dalam Teks Persuasi

 2. Ajakan dalam Teks Persuasi Di dalam pelajaran sebelumnya telah kamu ketahui bahwa teks persuasi ditandai oleh kehadiran ajakan. Adapun y...